MENGHAPUS MENTAL BLOCK DENGAN HIPNOTERAPI

MENGHAPUS MENTAL BLOCK DENGAN HIPNOTERAPI Sabtu, 17 Agustus 2019

MENGHAPUS MENTAL BLOCK DENGAN HIPNOTERAPI

Kehidupan manusia setiap hari telah membawanya pada setiap rekaman kejadian yang dialami. Rekaman kejadian ini terkadang terekam kuat dalam otak seseorang yang ternyata ada dalam pikiran bawah sadar. Memori yang terekam ini ada yang bersifat negatif atau positif yang tanpa disadari akan terbawa terus dalam aktivitas setiap hari.

Dalam pikiran bawah sadar sebanyak 88 % akan mempengaruhi tindakan yang dilakukan. Sementara dalam pikiran sadar hanya dapat berpengaruh sebanyak 12 %. Adanya dominasi pikiran bawah sadar inilah yang dapat menyebabkan phobia atau trauma. Sehingga ketika seseorang memiliki reaksi negatif atau phobia dan trauma akan terjadi mental block dalam diri seseorang. Mental block didefinisikan sebagai hambatan pikiran bawah sadar yang akan mengeksekusi apa yang telah dilakukan oleh pikiran bawah sadar. Mental block inilah yang akan menghambat mental atau secara psikologis akan menyelubungi pikiran seseorang karena kejadian masa lalu atau pengalaman hidup yang tidak menyenangkan atau mengalami sebuah kekeliruan mengenai cara pandang. Jadi pikiran sadar yang bertugas untuk berpikir secara rasional dengan melakukan analisis, perencanaan secara cermat, membuat keputusan, dan mengarahkan kemauan dapat terhalang oleh mental block yang dilakukan oleh pikiran bawah sadar.

Akibat dari mental block adalah menjadikan seseorang sulit untuk maju atau berpikir positif ke depan, serta pada umumnya akan menimbulkan rasa kurang percaya diri, gugup, ragu, malas, dan tidak fokus. Untuk mengatasinya dapat dilakukan hipnoterapi. Dengan melakukan hipnoterapi akan membantu seseorang untuk berdamai dengan pikiran bawah sadarnya, dan secara berangusr-angsur akan menghilangkan mental block yang dialami.

Hipnosis adalah kondisi pikiran rileks yang dibutuhkan agar seseorang lebih mudah menerima pesan dan sugesti yang diliontarkan. Pada praktiknya seorang hipnoterapis akan menyuruh pasiennya untuk menutup mata dan membayangkan hal-hal yang indah hingga gelombang otak yang terpancar hanya 0,5-4 Hz atau turun ke alpha-theta. Sang terapis akan memasuki pikiran bawah sadar dan menggali pengalaman yang telah dialami. Hal ini pun akan dilakukan dengan persetujuan sang pasien. Jika tidak disetujui, maka saat memasuki pikiran unconscious dan subconscious pasien akan berada dalam keadaan sadar sepenuhnya.

Selama terapi, sang terapis akan menanyanyakan hal-hal yang mengakibatkan terjadinya mental block. Sehingga sang terapis pun akan menemukan sang pasien dalam usia yang sama saat terjadi mental block terbentuk. Terapi ini pun akan berhasil sejauh pasien mampu bekerja sama dengan memandu terapis dengan baik. Terapi ini akan dilakukan selama dua hingga tiga jam. Perlu diingat pula bahwa terapi ini hanya dilakukan pada pasien yang memiliki gangguan emosi dan psikologi, sehingga tidak dapat dilakukan untuk terapi pada gangguan saraf atau otak dan semacamnya.

Proses hipnoterapi yang dilakukan pun beragam cara yang bisa dilalukan, termasuk hipnoterapi ini bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain, yang disebut dengan istilah self hypnosis, akan tetapi melakukan self hypnosis juga sebelumnya dibutuhkan latihan yang terus-menerus, memang hasilnya tidak bisa semaksimal mungkin kecuali jika dibantu oleh hipnoterapis.

Penulis

A.Hamam Rosidi, S.Pd, MA

Profesional Trainer & Motivator

 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar



Kode Verifikasi: